Teknologi Robotaxi & Robobus Melesat di Singapura
Perusahaan otonom asal China, seperti WeRide, meluncurkan layanan robobus tanpa sopir perdana di Sentosa, Singapura. Bus listrik ini berjalan seputar area dengan jalur tetap dan tanpa petugas keselamatan di dalam, meski dipantau secara remote . Sementara itu, Baidu merencanakan ekspansi Apollo Go, layanan Teknologi Robotaxi -nya, ke Singapura dan Malaysia paling cepat akhir 2025 Perkembangan ini mencerminkan dorongan kuat menuju transformasi transportasi publik di kawasan Asia Tenggara.
Penurunan Produksi, tetapi Penjualan Naik di Thailand
Produksi mobil Thailand pada Juli 2025 turun 11,39% secara tahunan, mencapai 110.616 unit. Penurunan ini dipicu oleh lemahnya permintaan ekspor akibat ketidakpastian tarif AS . Meski begitu, penjualan domestik berhasil tetap tumbuh 5,84%, terutama karena lonjakan penjualan kendaraan listrik (EV) sebesar 35% . Hal ini menunjukkan pergeseran konsumen ke EV, meski tekanan ekonomi masih menghantui segmen pickup.
Neta Tumbang di Pasar EV Thailand
Persaingan ketat pasar EV Thailand membuat pemain seperti Neta terpukul hebat. Neta, yang dulu mendominasi pasar dengan pangsa 12%, kini hanya menguasai sekitar 4%. Krusialnya, Neta gagal memenuhi kuota produksi lokal sehingga pemerintah menahan insentif bea masuk impor. Akibatnya, 18 dealer Neta melayangkan keluhan atas utang lebih dari 200 juta baht . Kejadian ini menyoroti risiko bagi produsen EV asing yang mengandalkan kebijakan insentif tanpa tatanan produksi lokal yang kuat.
Carro Siap IPO di AS, Potensi Valorasi USD 3 Miliar
Marketplace mobil bekas terbesar Asia Tenggara, Carro, dipersiapkan untuk IPO di AS paling cepat tahun 2026. Estimasi dana yang dihimpun mencapai USD 500 juta dengan valorasi di atas USD 3 miliar, menjadikannya IPO teknologi otomotif terbesar dari kawasan sejak SEA Group pada 2017 . Carro menawarkan platform digital lengkap—mulai dari jual-beli kendaraan, hingga layanan asuransi dan pembiayaan—serta proyeksi EBITDA tahunan mencapai USD 100 juta pada Maret 2026. IPO ini bisa membuka jalan bagi unicorn regional lain seperti Carsome dan Traveloka untuk menyusul .
Ringkasan Singkat:
- Singapura: layanan Teknologi Robotaxi & robobuses tanpa sopir siap mengubah transportasi publik.
- Thailand: produksi mobil turun, tapi penjualan EV meningkat pesat.
- Neta: mengalami krisis setelah gagal penuhi syarat lokal—pasar EV semakin kompetitif.
- Carro (Singapura): siap IPO di AS dengan nilai multi-miliar—iklan positif untuk startup otomotif digital Asia Tenggara.
Seluruh tren ini memperlihatkan bagaimana transisi ke EV, digitalisasi platform otomotif, dan otomasi transportasi membentuk wajah baru industri otomotif regional
Baca Juga : Honda NT1100 2025 Rilis di Asia Tenggara, Motor Touring Premium






